Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, serta berbagai operasi militer lainnya.

Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.

Lima ratus delapan belas Siswa Marinir Pendidikan Pertama Tamtama Prajurit Karier (Dikmata PK) TNI AL XXVII Gelombang I TA. 2007 melaksanakan upacara pembaretan di tepi Pantai Grati Jawa Timur, Kamis (13/3). Acara pembaretan dipimpin langsung Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Djunaidi Djahri.

Dankormar menyatakan, para siswa Dikmata telah menjalani pendidikan selama kurang lebih empat puluh hari untuk bertahan hidup (Survival), terutama dalam menghadapi ganasnya kehidupan di hutan, gunung dan di pantai tanpa bekal apapun. “Dengan dilaksanakannya upacara pembaretan maka 518 Siswa Kodikmar ini secara resmi memakai baret ungu Korps Marinir dan wing Komando. Sebelum dilaksanakan pembaretan, siswa Marinir itu wajib mengikuti serta lulus dari problem Pendidikan Komando (Dikko) yang merupakan tahap akhir pendidikan calon Marinir” kata Dankormar.

“Pendidikan Komando yang kami laksanakan terkadang cukup sulit untuk dilaksanakan. Kesulitan itu antara lain untuk bertahan hidup selama di hutan, lintas medan dengan berjalan kaki selama satu minggu, serta harus mampu berenang bahkan mahir berenang sejauh kurang lebih Lima mil baik siang maupun malam”, ujar salah satu Siswa Kodikmar ketika dikonfirmasi Tim Dispen Korps Marinir .

Aidil Fitra Prada Mar Nrp. 111810 yang merupakan salah satu siswa Dikmata PK, nampak terlihat bangga di raut wajahnya ketika sedang pesiar bersama rekan-rekanya. “ Dari awal mendaftar TNI, saya memang bercita-cita ingin menjadi prajurit Marinir, nah sekaranglah waktu yang saya tunggu-tunggu telah tiba, memakai baret Marinir”, ujarnya.

Sebagai bagian dari Tentara Nasional Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat merupakan komponen utama kekuatan pertahanan negara di darat yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat lahir dari kancah perjuangan bangsa Indonesia, perjuangan seluruh rakyat yang didorong oleh perasaan senasib sepenanggungan dan sikap rela berkorban, adanya kepercayaan diri yang kuat, semangat pantang menyerah dengan tekad “ merdeka atau mati ” dan berjuang tanpa pamrih dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negara dari penjajah.

Perjuangan yang melibatkan lasykar-lasykar rakyat itu sarat dengan nilai-nilai juang yang membentuk Kepribadian Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, yang kemudian dikenal dengan Jatidiri Tentara Nasional Indonesia, yaitu sebagai tentara rakyat , tentara pejuang dan tentara nasional yang profesional.

Sebagai tentara rakyat , Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berasal dan bersumber dari rakyat Warga Negara Indonesia, merupakan pelindung dan pembela rakyat, serta berjuang bersama-sama rakyat untuk membela kepentingan bangsa dan Negara.

Sebagai tentara pejuang , Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berjuang menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat rela berkorban dan tidak mengenal menyerah dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas-tugasnya.

Sebagai tentara nasional yang profesional, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat adalah tentara kebangsaan yang mengabdi hanya untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk kepentingan suku, agama, ras atau golongan.

Sebagai bagian dari Tentara nasional Indonesia yang bertugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat memiliki visi sebagai tentara modern yang : solid , profesional , tangguh , berwawasan kebangsaan dan senantiasa mencintai dan dicintai rakyat .

Dalam menjalankan perannya sebagai alat pertahanan negara di darat, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mengemban tugas-tugas :

Pertama , Melaksanakan tugas Tentara Nasional Indonesia matra darat di bidang pertahanan, baik dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang.

Kedua , Melaksanakan tugas Tentara Nasional Indonesia dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan darat untuk menjamin tegaknya kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.

Ketiga , Melaksanakan tugas Tentara Nasional Indonesia dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra darat guna mewujudkan postur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang merupakan perpaduan antara kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan.

Keempat , Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat untuk menyiapkan potensi nasional sebagai kekuatan pertahanan yang dipersiapkan secara dini, menyelenggarakan pelatihan dasar kemiliteran bagi warga negara dan ikut memberdayakan rakyat sebagai komponen pendukung.

Keberhasilan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dalam menjalankan tugas-tugasnya tersebut, sangat tergantung pada efektifitas pelaksanaan pembinaan, yaitu pembinaan yang diarahkan kepada terwujudnya Postur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat , meliputi pembinaan kekuatan , kemampuan dan gelar kekuatan dalam rangka Sistem Pertahanan Semesta .

Pembinaan Kekuatan diarahkan untuk menyiapkan satuan-satuan di jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat sehingga terpenuhinya kekuatan yang memadai, melalui pembinaan terhadap struktur organisasi, personel, materiel atau alat utama sistem senjata, pangkalan dan peranti lunak.

Pembinaan Kemampuan yang dilaksanakan melalui siklus pendidikan, latihan dan penugasan, diarahkan untuk mewujudkan profesionalitas keprajuritan yang tinggi, baik perorangan maupun dalam hubungan satuan, meliputi kemampuan intelijen , pertempuran , teritorial dan dukungan .

Pembinaan Gelar Kekuatan yang didasarkan kepada konsep pertahanan pulau-pulau besar dan rangkaian pulau-pulau kecil yang menghadirkan kompartemen strategis pertahanan darat, diarahkan untuk terwujudnya totalitas efek tangkal dan tersedianya kekuatan penangkal awal untuk menghadapi ancaman yang diprediksi. Gelar Kekuatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat disusun dalam kekuatan terpusat , yaitu Kostrad dan Kopassus, kekuatan kewilayahan , yaitu Kodam-Kodam, dan kekuatan pendukung , yaitu badan-badan pelaksana pusat dan lembaga pendidikan latihan tingkat pusat.

Hasil pembinaan yang dilakukan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat itu, dalam hal ini dilakukan oleh Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, kemudian digunakan oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia dalam rangka tugas pokoknya, dalam hal ini Panglima Tentara Nasional Indonesia dalam pola-pola operasi militer, baik operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang.

Sejarah lahirnya TNI AU bermula dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada Tanggal 23 Agustus 1945, guna memperkuat Armada Udara yang saat itu sangat kekurangan pesawat terbang dan fasilitas-fasilitas lainnya. Sejalan dengan perkembangannya berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), pada tanggal 5 Oktober 1945 dengan nama TKR jawatan penerbangan di bawah Komodor Udara Soerjadi Soerjadarma.

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!